
Welcome to Reality

Raya Anggraini, 23 tahun, staf baru divisi Strategy/Transformation di PT Bahtera Niaga Energi, sampai di lantai 33 jam tujuh pagi. Jam masuk resminya jam delapan.
Semuanya sudah dia siapkan dari malam sebelumnya: notebook baru bersampul polos biar kelihatan serius, pulpen tiga warna, dan satu map berisi print-out CV yang sebenarnya sudah tidak diperlukan. Entah kenapa, map itu bikin dia merasa lebih siap.
Lampu lantainya baru menyala separuh. Satu-satunya orang di sana bapak-bapak berseragam OB yang sedang mengelap meja satu per satu.
“Pak, maaf, meja anak baru yang mana ya?”
“Yang dekat jendela, Mbak, nomor tiga dari ujung. Monggo. Kursinya yang kiri agak goyang, sudah saya laporkan.” Bapak itu lanjut mengelap, lalu menambahkan tanpa menoleh, “Anak baru biasanya datang jam segini cuma seminggu, Mbak.”
Namanya Pak Sae. Belakangan Raya tahu Pak Sae sudah dua puluh tahun bekerja di gedung itu.
Bab ini masih berlanjut di dalam e-booknya.















