Get Karier · Sistem ASCENT

ASCENT: enam tahap yang perlu kamu lewati supaya bisa kerja dan bertahan di luar negeri

Dari menentukan posisi kamu di pasar kerja global sampai bertahan di kantor baru, tiap tahap menjawab satu pertanyaan.

Diperbarui 4 menit baca

Intinya, kalau kamu cuma sempat satu menit
  • ASCENT membagi persiapan kerja ke luar negeri jadi enam tahap: Angle, Signal, Circle, Entry, Negotiation, dan Traction.
  • Tiap tahap menjawab satu pertanyaan, dari “saya ini siapa di pasar kerja global?” sampai “gimana caranya saya bertahan dan naik di kantor baru?”.
  • Tahap yang paling sering bikin orang mentok adalah Entry: memastikan ada jalur visa yang bisa kamu pakai sebelum melamar.
  • Kamu nggak harus mulai dari tahap pertama. Di akhir halaman ada daftar centang untuk nemuin tahap yang sekarang paling bikin kamu nyangkut.
Langsung ke ringkasan ↓

Kebanyakan panduan kerja ke luar negeri cuma bahas CV. Padahal ada tahap yang perlu dikerjain sebelum bikin CV, dan ada juga tahap sesudah kamu keterima kerja. ASCENT membagi semuanya jadi enam tahap, dan tiap tahap menjawab satu pertanyaan.

Nama ASCENT diambil dari istilah penerbangan untuk fase pesawat naik sesudah lepas landas. Gulir pelan ke bawah. Tiap tahap punya warnanya sendiri, jadi kamu gampang tahu lagi baca tahap yang mana.

1 dari 6 · Angle

“Saya ini siapa di pasar kerja global?”

Tahap pertama: tentukan satu hal yang bikin orang langsung paham kamu ngerjain apa

Kebanyakan orang ngenalin diri pakai nama jabatan. Masalahnya, rekruter di luar negeri nggak kenal kantor kamu, jadi nama jabatan nggak banyak ngasih tahu apa-apa. “Senior Manager” di Jakarta bisa berarti lima pekerjaan yang beda di Amsterdam. Karena itu, yang perlu kamu siapin adalah jawaban yang lebih spesifik: kamu nyelesaiin masalah apa, dan buat siapa.

Baca Bab 3 dan 4 Kitab Karier

2 dari 6 · Signal

“Kenapa perusahaan harus percaya sama saya?”

Tahap kedua: siapin bukti yang bisa dicek orang yang belum kenal kamu

Perusahaan di luar negeri nggak bisa nanya soal kamu ke teman kantor atau atasan kamu. Yang bisa mereka pegang cuma bukti tertulis: CV yang kebaca sama sistem penyaring lamaran (ATS), portofolio yang nunjukin hasil kerja kamu, dan ijazah yang statusnya jelas di negara tujuan.

Cek CV kamu gratis di CV Auditor

3 dari 6 · Circle

“Gimana caranya perusahaan bisa nemuin saya?”

Tahap ketiga: bikin kamu kelihatan sama orang yang kerjanya sebidang di negara tujuan

Lowongan yang paling bagus jarang nyampe ke pelamar yang nggak kelihatan. Kamu nggak perlu ngumpulin koneksi sebanyak-banyaknya. Yang penting, orang yang kerjanya sebidang sama kamu di negara yang kamu incar tahu kamu ada, dan tahu kamu ngerjain apa.

Baca Bab 9 dan 10 Kitab Karier soal networking di LinkedIn

4 dari 6 · Entry

“Saya bisa masuk lewat jalur visa yang mana?”

Tahap keempat: pastikan ada jalur visa yang bisa kamu pakai sebelum melamar

Di tahap ini paling banyak orang mentok. Kamu perlu tahu negara mana yang mau nyeponsorin visa untuk bidang kamu, berapa gaji minimum yang disyaratkan visanya, dan apakah ijazah kamu diakui di sana. Semua informasinya sebenarnya terbuka untuk umum, tapi kesebar di situs imigrasi dan dokumen pemerintah tiap negara. Career Map ngumpulin semuanya untuk 37 negara, lengkap dengan perkiraan sisa gaji tiap bulan.

Cek syarat visa di Career Map, gratis

5 dari 6 · Negotiation

“Gimana caranya saya dapat tawaran kerja yang layak?”

Tahap kelima: kawal lamaran kamu sampai tanda tangan kontrak, termasuk nego gaji

Tahap ini mulai dari kirim lamaran, lanjut ke interview, sampai kamu tanda tangan kontrak. Bagian yang paling sering dilewat adalah nego gaji. Waktu Rivaldy, pendiri Get Karier, dapat tawaran kerja pertama dari Inggris, dia nggak berdebat soal harga pasar. Dia nulis dokumen yang isinya masalah spesifik yang bakal dia kerjain di sana, lalu ngasih harga buat nyelesaiin masalah itu. Hasilnya, angka akhirnya 30% di atas tawaran pertama.

Baca Bab 11 Kitab Karier: cara nyusun dokumen nego

6 dari 6 · Traction

“Gimana caranya saya bertahan dan naik di kantor baru?”

Tahap keenam: bertahan dan berkembang di bulan-bulan pertama sesudah pindah

Keterima kerja baru garis start. Di bulan-bulan pertama, kamu harus belajar cara ngomong di meeting yang isinya bukan orang Indonesia, ngikutin aturan kerja yang nggak pernah ditulis di mana pun, dan ngadepin rasa pengen pulang yang sering datang justru pas semuanya udah kelihatan beres.

Lihat Bundling Starter Pack buat bertahan di kantor dan saat kena PHK

Kamu nggak harus mulai dari tahap pertama. Mulai aja dari tahap yang sekarang paling bikin kamu nyangkut.

Urutan di halaman ini cuma urutan penjelasan. Kalau kamu bingung harus mulai dari mana, centang kondisi yang lagi kamu alami di bawah ini. Kami sorot tahap paling awal yang kamu centang, karena tahap yang lebih awal biasanya bikin tahap sesudahnya ikut macet.

Kamu lagi nyangkut di tahap mana?

Centang kondisi yang lagi kamu alami. Jawabanmu cuma dihitung di layar ini dan nggak dikirim ke mana pun.